Ojek Itu Transportasi Umum Resmi?

Sahabat Masojek.com dan Anggota MASJEK (ojek online bandar lampung) berikut ini artikel yang pernah admin baca mengenai transportasi ojek di kota-kota besar di indonesia. Pada mode transportasi ojek, beberapa hal yang menjadi bahan pertanyaan yaitu: apakah Ojek Merupakan transportasi resmi atau tidak? dan dapat saya simpulkan transportasi ojek saat ini harus dikelola secara profesional dan harapanya pemerintah mulai mengesahkan ojek dapat dijadikan transportasi resmi.

Simak tulisan dari http://www.kompasiana.com/yunetytarigan

Berada di Ibukota, jelas masalah kemacetan menjadi kendala utama. Kemacetan terkadang menjadi penghambat dalam melakukan mobilitas di Jakarta. Pilihannya untuk bisa mobilitas dengan mudah dan cepat adalah Ojek.

Kalau mau mencari ojek, mereka ada disekitar simpang jalan dan berbagai titik di Jakarta. Kalau liat beberapa orang parkir motor dan berdiri disekitar motornya jelas itu bisa dikatakan Ojek. Ojek lahir karena kebutuhan masyarakat yang tinggal didaerah padat seperti Jakarta. Secara jujur, ojek memang merupakan transportasi yang paling diandalkan dengan kondisi jalan yang macet apalagi sehabis hujan. Akan tetapi pertanyaannya adalah apakah ojek merupakan transporatsi umum resmi?

Menurut saya jelas ojek merupakan transportasi umum tapi bukan resmi. Kenapa, ini alasannya:

1. Secara peraturan saja, plat motor ojek tidak berwarna kuning akan tetapi hitam seperti pemilik pribadi. Tidak seperti kendaraan transportasi lainnya yang resmi.

2. Pengelolaan harga ojek tidak berstandard dalam memberikan harga dari pangkalan satu dengan pangkalan lain yang tidak berjauhan.

3. Kalau ada kecelakaan dijalan belum tentu dicover asuransi.

4. Penertiban jalur ojek.

5. Karena pengelolaannya memakai managemen sendiri-sendiri sehingga antar tukang ojek ketika pencari pelanggan bisa berantem. Dan ini menganggu ketertiban.

Maka penting pengesahan Ojek menjadi transportasi umum resmi. Kegunaannya jelas selain penataan data ojek yang menjadi penting untuk keamanan penumpang jika sewaktu-waktu ada kriminalitas atau kecelakaan, juga tidak memberikan harga yang membuat penumpang resah ketika membayar karena kadang gede banget. Selain itu, tukang ojek juga merasa bahwa mereka adalah pekerja transportasi umum yang bisa menerima haknya dan juga mendapatkan pendapatan yang jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.